Upaya Damai Keluarga Sederhana di Tengah Proses Hukum yang Berjalan

PADANG | Di bawah terik matahari Pantai Padang, Darmawati (56) menjalani rutinitasnya berjualan kelapa muda. Di sela aktivitas tersebut, ia menyimpan kegelisahan sebagai seorang ibu yang saat ini tengah menanti kepastian hukum atas perkara yang menimpa dua putranya, Ikhsan dan Ikbal.

Darmawati, yang selama ini mengandalkan penghasilan harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga, mengaku tidak pernah membayangkan harus menghadapi situasi di mana anak-anaknya berurusan dengan proses hukum. Sejak keduanya menjalani penahanan, suasana rumah berubah dan keseharian keluarga terasa berbeda.

Menurut keterangan Darmawati, pihak keluarga telah berupaya menempuh jalan kekeluargaan dengan mendatangi pihak terkait. Upaya tersebut dilakukan dengan harapan persoalan yang terjadi dapat diselesaikan melalui musyawarah dan perdamaian.

Namun demikian, upaya tersebut belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Darmawati menyampaikan bahwa permohonan damai yang disampaikan keluarga belum menemukan titik temu, sehingga proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam keterangannya, Darmawati juga menyebut adanya permintaan sejumlah uang sebagai bagian dari upaya perdamaian. Ia menuturkan bahwa nilai yang disebutkan terasa berat bagi keluarga, mengingat kondisi ekonomi yang terbatas dan bergantung pada penghasilan harian.

“Sebagai orang tua, kami hanya berharap ada jalan terbaik yang tidak memberatkan siapa pun,” ujar Darmawati. Ia menambahkan bahwa fokus keluarga saat ini adalah mengikuti proses hukum yang berjalan sambil tetap berharap adanya penyelesaian yang adil.

Sementara itu, penasihat hukum Ikhsan dan Ikbal, Jumital, SH, menjelaskan bahwa berdasarkan pendampingan yang dilakukan, peristiwa yang terjadi menurut versinya merupakan perkelahian antarindividu. Ia menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

Jumital menyampaikan bahwa setiap perkara memiliki dinamika dan penafsiran hukum masing-masing. Oleh karena itu, ia berharap proses penegakan hukum dapat dilakukan secara objektif, profesional, dan sesuai dengan fakta yang terungkap.

Bagi Darmawati, proses hukum tersebut menjadi ujian berat secara emosional. Sebagai seorang ibu, ia berharap anak-anaknya mendapatkan perlakuan yang adil dan hak-hak mereka tetap dilindungi selama proses berlangsung.

Di sela-sela aktivitas berjualan, Darmawati kerap memanjatkan doa agar perkara yang dihadapi keluarganya dapat diselesaikan dengan baik. Ia berharap hukum dapat memberikan kepastian sekaligus rasa keadilan bagi semua pihak.

Kisah Darmawati menjadi gambaran bagaimana proses hukum dapat berdampak besar bagi keluarga sederhana. Di tengah keterbatasan, harapan terhadap keadilan dan penyelesaian yang bijaksana tetap menjadi pegangan.

Redaksi memandang bahwa setiap pihak memiliki hak yang sama untuk menyampaikan pandangan dan klarifikasi. Oleh karena itu, keberimbangan informasi menjadi bagian penting dalam penyajian pemberitaan ini.

 

Catatan Redaksi:

Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan pihak keluarga dan kuasa hukum. Redaksi membuka ruang klarifikasi, hak jawab, dan penjelasan resmi dari pihak kepolisian, pihak pelapor, maupun instansi terkait guna menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.

TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *